Telantarkan Anak dan Istri Demi Nikahi Janda Polisi, Brigadir JKS Dilaporkan ke Propam Polda Sumut

ASAHANTV | Asahan – Seorang oknum anggota Kepolisian berinisial Brigadir JKS yang bertugas di Polsek Limapuluh Kabupaten Batubara, Sumut, dilaporkan ke Propam Polda Sumut oleh Tanti Novalina Siagian (34) warga Jalan Wahidin, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. 

Tanti yang diketahui merupakan istri sah dari Brigadir JKS ini meminta keadilan kepada Polda Sumatera Utara serta melaporkan sang suami yang diduga kuat telah melakukan perselingkuhan dan menikahi seorang janda dari seorang polisi yang sudah meninggal dunia.

Tanti menuturkan, kasus ini awalnya telah dilaporkannya sejak tahun 2019 lalu, namun hingga kini mandek dan tidak ada kejelasan dari pihak Polda Sumut.

“Di tahun 2019 permasalahan ini bermula. Saat itu, dia ketahuan transfer uang ke mantannya. Posisi saat itu, saya sedang hamil anak ke 2, dia pukuli saya hingga saya babak belur,” ujar Tanti kepada wartawan, Sabtu(10/06/2023).

Namun, menurutnya, laporan tersebut telah diselesaikan secara damai dan kekeluargaan antara pihaknya dan suami. Apa hendak dikata, bukannya jera, Tanti mengaku Brigadir JKS juga sempat beberapa kali kedapatan selingkuh dan video call dengan istri-istri para tahanan.

Tak cukup sampai disitu, pada tahun 2020, Tanti mengaku sempat mendengar suaminya tersebut telah menghamili seorang wanita, dan membuat laporan ke Propam Polda Sumut dalam perkara penelantaran istri dan anak.

“Karena selama kami menikah, saya dan anak-anak hanya dinafkahinya delapan bulan. Saat itu kami disuruh berdamai, tapi saya sudah capek dan lelah, jadi saya mau kasus ini berlanjut agar dia juga jera. Sebab kalau bercerai, saya sudah tau, dia menghamili perempuan, Yang dinikahinya itu juga seorang janda dari seorang polisi yang seharusnya melapor kalau menikah lagi,” kata Tanti.

Atas laporan tersebut, Tanti kemudian menduga Brigadir JKS melarikan diri meninggalkan tugas di Polsek Limapuluh bersama selingkuhannya ysng diduga dalam kondisi hamil.

Tanti berharap kasus yang menyeret suaminya tersebut dapat diproses dengan cepat oleh Polda Sumatera Utara, dan memberikan efek jera kepada Brigadir JKS.

“Bapak Kapolda yang saya hormati. Saya masih seorang Bhayangkari, suami saya menikah lagi, saya seorang ibu dari dua orang anak, tolong bantu saya pak, anak saya dua. Saya tau bapak orang yang sangat baik, tolong bantu saya pak,” pungkasnya. (red)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *