Bupati Asahan Resmi Buka Test Asesmen Pemetaan Kompetensi ASN

Photo: Bupati Asahan H. Surya Bsc saat membuka pelaksanaan tes asesmen pemetaan/penilaian kompetensi ASN di Lingkungan Pemkab Asahan di Aula Melati, Selasa (11/06/2024).

Bupati Asahan H. Surya, BSc membuka secara resmi pelaksanaan tes asesmen pemetaan/penilaian kompetensi Aparatur Sipil Negara (Pejabat Administrator dan Pengawas) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan bertempat di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (11/06/2024).

Tampak hadir Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten, Staff Ahli, Kepala BKPSDM Kabupaten Asahan serta para hadirin lainnya.

“Berdasarkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 40 Tahun 2018 tentang pedoman sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara dan keputusan Bupati Asahan nomor 100.3.3.2-18-5.2 Tahun 2024 Tanggal 6 Februari 2024 tentang pembentukan tim pelaksana Asesmen penilaian kompetensi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan Tahun 2024,” ujar Kepala BKPSDM Nazaruddin S.H.

Adapun peserta test Asesmen pemetaan/penilaian kompetensi berjumlah 427 terdiri dari Pejabat Administrator sebanyak 182 orang, Pejabat Pengawas 223 orang dan Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan sebanyak 22 orang yang diadakan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan selama empat hari.

Baca juga :: Bupati Asahan Resmi Buka Test Asesmen Pemetaan Kompetensi ASN

Penarikan Undian PHS 2024, Nasabah BRI BO Kisaran Raih Grandprize Honda BR-V

Sementara itu Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Dr. Janry.H.U.P Simanungkalit, S.Si., M.Si. mengatakan tujuan dari test penilaian/pemetaan kompetensi ini adalah memudahkan dalam proses pengembangan pegawai, dan mendistribusikan pegawai sesuai dengan unit kerja, serta memiliki database pada sistem informasi pegawai khususnya kompetensi pegawai.

Maksud pelaksanaan test penilaian/pemetaan kompetensi ini adalah guna memperoleh gambaran karakteristik pribadi dari pegawai sesuai dengan situasi dan kondisi yang dibutuhkan saat melakukan pekerjaan. melalui pemetaan ini juga, akan diperoleh hasil rekomendasi rumpun pekerjaan apa yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki pegawai, ada aspek kekuatan dan kelemahan sehingga dapat menjadi acuan yang tepat pada kegiatan promosi dan rotasi didalam jabatan.(Rz)

bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *