Tempat Kita Berbagi Berita

UAS Senang Bisa Teruskan Cita-cita Almarhum Ibu di Kisaran

Foto: UAS bersama istri (tengah) dan Bendahara Yayasan Hajjah Rohana Berbagi, Hj Nuraini SH.MH saat meninjau sekolah Islam Terpadu di Kisaran (Ist)

ASAHANTV | Asahan – Ustadz Abdul Somad (UAS) memboyong istri dan anaknya menyempatkan diri singgah ke sekolah Islam Terpadu (IT) di Jalan William Iskandar, Kelurahan Mutiara, Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) yang baru berdiri dan belum genap berdiri satu tahun dibawah naungan Yayasan Wakaf Hajjah Rohana Berbagi yang dibinanya langsung.

Di sana UAS bertemu dengan pengurus Yayasan, guru, wali murid, siswa hingga ibu-ibu kelompok pengajian. Sedang nama yayasan tersebut diambil dari nama almarhumah ibunya, serta bergerak di bidang sosial, pendidikan di Asahan dan Riau.

“Yayasan ini memang murni ikhlas karena pengabdian kepada Allah. Almarhumah (ibunda UAS) tidak pernah melihat tempat ini. Tapi namanya dipakai setelah beliau meninggal,” kata UAS.

UAS pun meyakini, apa yang dibuat oleh keluarganya di Asahan ini bisa dilihat oleh orangtuanya walaupun kini berada di alam yang berbeda. Sebab gerakan yayasan tersebut dibangun dan digerakkan oleh orang-orang yang atas dasar pondasi keikhlasan dan bukti ketaqwaan kepada Allah. Yayasan tersebut dibentuk juga dalam rangka meneruskan cita-cita ibunya.

“Saya berharap orang tua kami tersenyum melihat ini walaupun di alam berbeda, Insha Allah. Ada anak-anak berkumpul membaca Alquran, beliau memang semasa hidupnya sangat senang membaca Alquran,” kata dia.

Pada kesempatan itu, UAS menyampaikan pesan kepada pengurus, tenaga pendidik, hingga orang tua yang kebetulan hadir dalam kesempatan itu untuk bahu membahu menegakkan pendidikan yang Islami menguatkan nilai-nilai pondasi Qurani kepada anak sejak dini.

“Kepada orang tua di rumah, biar bagaimanapun anak-anak ini lebih banyak waktunya di rumah upayakan sempatkan diri sesibuk apapun untuk mengontrol hapalannya di rumah. Sebab guru di sekolah adalah orang yang mau menolong anak kita dari neraka,” ujarnya.

Setelah melakukan tausiah singkat kurang lebih 20 menit, UAS kemudian berkeliling sekolah Islam Terpadu yang baru dibangun tersebut meninjau beberapa ruang kelas yang masih dalam proses pembangunan bersama ketua Yayasan Dra. Hj.Hamidah,S.H didampingi bendahara Hj Nuraini SH.MH. (ATV)

bagikan