Tempat Kita Berbagi Berita

Keren, Sinergi Jurnalis dan Satlantas Gagalkan Penyelundupan 28Kg Sabu di Sergai

ASAHANTV | Sergai – Berawal dari laka tunggal, sebanyak 28 kilogram narkoba jenis sabu yang dibawa oleh dua orang kurir, naik sepeda motor Yamaha Lexi BK 6337 ABE berhasil gagal edar akibat insting awak media (jurnalis), Senin (1/5/2023) sekitar pukul 10.00 wib.

Saat itu, awak media ini datang dari Perbaungan hendak menuju Sei Rampah, setibanya di Titi Sembilan Dusun Bakti Desa Sei Buluh kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Sergai, terlihat ada kerumunan warga.

Saat ditanya kepada salah seorang warga di lokasi mengatakan, “Ada orang naik sepeda motor diduga mengantuk kecebur ke dalam sungai, katanya dari Tanjung Balai”, ucapnya.

Saat memarkirkan sepeda motor, terlihat salah seorang pengendara ranmor yang terjun ke sungai itu, memakai celana ponggol dan kaos hitam, menenteng dua tas besar dengan kondisi basah kuyup dan tasnya juga koyak, langsung menuju becak bermotor yang sudah menunggu di samping sepeda motor awak media ini.

Terdengar jelas kalau parbetor menanyakan, “kemana tujuan kita ini bang?”, tanya abang becak kepada kurir yang basah kuyup. Si pelaku memberi tahu kepadanya dengan logat Aceh.

” Kita ke jalan Letda Sujono Medan, bang karena paket ini sudah ditunggu pemesannya di sana,” katanya tanpa melihat awak media ini yang berdiri di sampingnya.

Saat becak mau berangkat, terlihat temannya yang baru naik dari sungai yang juga memakai celana pendek dan kaos warna hitam, memberikan satu bungkusan warna putih dibungkus lakban kepada kawan nya yang berada di atas becak.

“Kau urus kereta (sepeda motor) yang di bengkel ya, aku langsung ke Medan”, katanya kepada kawannya yang juga basah kuyup.

Sontak hal ini awak media ini teringat kasus penangkapan 50 Kg sabu yang di Pantai Cermin, beberapa waktu yang lalu dimana awak media juga ada di lapangan.

Saat mengejar pelaku yang lagi menuju bengkel sepeda motor, sekitar 50 meter dari lokasi terlihat ada mobil Patroli Lantas Polres Sergai.

Spontan, wartawan media online tersebut meminta Kanit Patroli Iptu Imam dan Bripka Herry Cung, untuk mengejar pelaku yang membawa tas besar tadi ke arah Perbaungan.

“Tolong kalian kejar orang yang naik becak pakai kaos hitam tadi, aku curiga yang dibawanya narkoba”, kata awak media ini kepada kedua petugas Lantas.

“itu tadi laka tinggal bang, kami yang menolongnya”, jelas Kanit Patroli Iptu Imam.

“Iya memang, tapi apa kalian nggak curiga dengan apa yang dibawanya?, ini tadi aku udah telepon Kapolres, kan kalau benar narkoba kan kita kecolongan,” lalu dijawab awak media.

Merasa penjelasan awak media ini, kemudian keduanya tancap gas menuju arah Perbaungan, mengejar terduga pelaku yang naik becak.

Sementara itu, rekan terduga yang saat itu di bengkel diseberang mobil Patroli tadi, masih meminta awak bengkel untuk memperbaiki sepeda motornya. Ketika melihat awak media ini mendatanginya, tiba-tiba terduga berjalan cepat ke arah Perbaungan.

“Woi, jangan lari kau, bagaimana kereta kau ini, kemari dulu”, teriak awak media ini. Terduga semakin cepat berlari, untunglah saat itu tiba Kanit I Satres Narkoba Polres Sergai, Ipda Anggiat Sida butar bersama rekannya dan bertanya bagaimana kronologis kejadian.

Tak lama kemudian, mobil Patroli yang disopiri Kanit Patroli sampai di lokasi dan kepada Ipda Anggiat mengatakan, kalau pelaku yang naik becak tadi sudah diamankan bersama barang bukti 2 tas, dibangku belakang.

Ipda Anggiat meminta mobil Patroli untuk langsung membawa sepeda motor yang ada di bengkel, karena mengalami rusak berat dibagian depan akibat menabrak tembok dan terjun ke sungai.

Selagi terduga pembawa tas masih diinterogasi penyidik, tak sampai setengah jam Kasat Narkoba mendapat kabar kalau terduga pelaku yang lari tadi, sudah terciduk oleh personel di belakang Mesjid di Dusun Bakti Desa Sei Buluh.

Saat pelaku menjemur pakaiannya, tak tau kalau Polisi sudah berada dibelakang dirinya, dan langsung digiring ke Mapolres Sergai.

Di hadapan Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, Wakapolres Kompol Syofyan, Kasat Intel AKP Siswoyo dan Kasi Propam AKP Adi Santika untuk membuktikan narkoba atau tidak, Kasat Reskrim Narkoba AKP Juriadi Sembiring membelah salah satu kemasan yang dibungkus lakban tadi secara acak.

Alhasil, melalui alat deteksi narkoba ternyata serbuk putih itu benar sabu termasuk kualitas bagus. Dan setelah dihitung dihadapan Kapolres Sergai dan PJU Polres, kemasan yang ada didalam dua tas warna coklat tua itu berjumlah 25 bungkus.

Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Prasesta ketika melakukan interogasi kepada S.
Di hadapan Wakapolres Sergai, PJU dan Kanit Res Narkoba dalam kesempatan itu AKBP Oxy Yudha meminta personil Narkoba dan Sat Intel untuk kembali ke lokasi kejadian.

“Menurut feeling saya dan pak Waka, jumlah itu bisa saja lebih dan saya minta persobek untuk segera kembali mencarinya”, ujar Kapolres.

Awak media ini yang hadir saat itu mengatakan kepada Kapolres Sergai mungkin ini hadiah Lebaran Ketupat 1444 H untuk Polres Sergai. “Dengan ridha Allah SWT kita ketiban durian runtuh”, yang dijawab oleh yang hadir, amin.

Ternyata, dugaan Kapolres Sergai benar, setelah berkutat didalam air dan mencari diantara sampah yang sangkut dibawah jembatan Titi Sembilan, personel dibantu warga sekitar berhasil menemukan kembali 3 bungkus (paket) yang sama bentuknya dengan terdahulu.

Adapun pelaku atau kurir yang membawa 28 kilogram sabu ini yakni, S (27) warga Bireun (Aceh Utara) dan RA warga Glugur by pass kecamatan Medan Barat.

Hingga berita ini dikirimkan, personel Sat Narkoba masih melakukan pengembangan, dan tak tertutup kemungkinan sabu yang berasal dari Rantau Prapat ini, milik warga Medan dan diperkirakan seluruhnya mencapai Rp 9miliar.(red)

bagikan